Hari ini, ketika aku menulis postingan ini, adalah satu hari sebelum hari pertambahan usiaku atau mungkin ini hari berkurangnya jatah hidup di dunia yang fana ini.
Aku hanyalah seorang anak dari kedua orang tua yang terhebat,
Aku hanyalah seorang saudara perempuan dari dua orang saudara terbaikku,
Dan yang pasti aku hanyalah seorang Hamba Tuhan yang jauh dari kata sempurna..
Ulang tahun bagiku bukan lagi tentang balon, kue ulang tahun, kado, kejutan ataupun perayaan.
Bagiku, tak ada yang perlu dirayakan dihari berkurangnya umur ini. Ada yang lebih penting dari itu semua. Ya, tentang kecerdasan.
Kecerdasan bukan hanya tentang logika, kecerdasan mental pun sangat perlu dimiliki.
Jauh sebelum aku menginjak usia ini, yang terbayang dibenakku hanyalah tentang kesenangan. Dan ketika kenyataan berkata lain dari ekspektasiku, kecerdasan mental sangat diperlukan untuk menerimanya. Beruntung, di masa-masa awal kesulitanku menguasai diri untuk bertahan aku didukung orang-orang yang benar-benar sabar.
19, sebenarnya angka yang masih tergolong dimana remaja masih memikirkan hanya tentang kejutan yang akan didapat dihari spesial-nya itu nanti. Tidak banyak orang seusia itu yang memikirkan apa yang telah dia capai, apa yang telah dia lakukan dan bagaimana kehidupan akan memperlakukan mereka kelak.
Cobaan yang datang kepadaku, aku anggap sebagai pengabulan Tuhan pada salah satu doaku yang meminta untuk terus menjadi pribadi yang dewasa dan tahan banting terhadap kejamnya kefanaan dunia yang sementara ini. Inilah cara Tuhan mengajarkan kepadaku bagaimana dewasa itu sebenarnya.
Cobaan juga pengabulan Tuhan pada salah satu doaku yang lain. Aku selalu berdoa untuk selalu didekatkan pada-Nya. Karena benar kuakui, bahwa di titik terendah inilah aku benar-benar mengenal Tuhanku dan menjadi Hamba yang tetap beriman pada keyakinanku. Dan masih banyak salah satu yang lainnya yang dikabulkan Tuhan untukku.
Tak banyak yang bisa kuungkap di hari ini. Lembaran kosong di usia yang berbeda harus ku isi dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan-harapan terbaik dan doa-doa terbaik kupanjat kepada Tuhan, bukan hanya untukku namun untuk mereka yang kucinta.
Aku berharap Tuhan menjadikanku pribadi yang jauh lebih baik,
Menjadi pribadi yang lebih jujur kepada diri sendiri ataupun kepada orang lain,
Menjadi pribadi yang tidak pandai menyimpan dendam,
Menjadi pribadi yang cerdas dalam hal logika, mental dan emosi,
Menjadi pribadi yang lebih bermanfaat,
Menjadi pribadi yang dicintai dan mencintai sesama makhluk ciptaan Tuhan,
Menjadi pribadi kebanggaan bagi orang yang kucinta,
Menjadi sebab kebahagiaan bagi kebahagiaan orang yang kucinta,
Menjadi pribadi yang bermartabat namun tetap rendah hati,
Menjadi pribadi yang lebih besar dari apapun masalah yang kehidupan ini hadapkan kepadaku,
Dan menjadi Hamba Tuhan yang terus menyempurnakan cinta kepada-Nya..
Bismillah,
19 tahun..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar